Ini Resolusiku, Mana Resolusimu?

resolusi-2016Suara terompet dan gegap gempita pesta tahun baru telah usai. Saatnya menutup tahun 2015 dengan ucapan syukur dan menyambut tahun 2016 dengan tak lupa kembali berdoa pada Tuhan agar apa yang kita harapkan dapat terwujud, dan seluruh keluarga selalu diberi kesehatan serta kebahagiaan.

Setiap akan meninggalkan tahun yang lama dan memasuki tahun yang baru kadang kita merasakan penyesalan mengapa rencana atau harapan kita banyak yang tidak tercapai. Rencana atau harapan yang kita buat biasanya disebut resolusi.

Kadang kita kurang introspeksi diri, mengapa resolusi tidak dapat tercapai, sehingga kita lalu menyalahkan diri sendiri lalu akhirnya timbul rasa putus asa dan malas untuk membuat resolusi lagi.

Apa itu resolusi?

Resolusi dapat diartikan sebagai daftar harapan atau rencana seseorang yang sungguh-sungguh ingin dicapai dalam rangka mencapai tujuan hidup yang lebih baik.

Beberapa contoh tujuan resolusi:

1. Kesehatan

2. Keluarga

3. Karier

4. Usaha

5. Keuangan

6. Dll

Bagaimana caranya agar resolusi dapat tercapai?

Saat menentukan sebuah resolusi ada baiknya kita lihat potensi yang ada pada diri sendiri dan kendala-kendala apa saja yang mungkin akan muncul.

Misalnya resolusi yang berhubungan dengan karir dan keuangan. Harapan di tahun depan ingin dapat melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dengan dana sendiri untuk menunjang karir yang telah dicapai selama ini. Lalu apa yang harus dipersiapkan?

1. Tentukan tujuan/buat catatan harapan apa saja yang ingin dicapai.

Kali ini resolusi yang ingin dicapai adalah melanjutkan pendidikan dengan dana sendiri untuk menunjang karir.

2. Buat komitmen pada diri sendiri.

Yakinkan diri bahwa kita mampu melakukan dan berusaha disiplin dengan mulai menyisihkan sebagian dari gaji untuk biaya sekolah, dan mulai mengurangi pengeluaran-pengeluaran yang bersifat konsumtif seperti belanja pakaian setiap seminggu sekali, atau hangout dengan teman demi menjaga status sosialita.

3. Realistis dan lihat potensi diri.

Pilih bidang dan tempat melanjutkan pendidikan sesuai kemampuan diri. Jangan memaksakan diri ke tempat yang tidak sesuai dengan kemampuan intelektual maupun keuangan demi terlihat “wah” oleh orang lain, padahal sebenarnya diri sendiri tidak mampu menyelesaikannya.

4. Komunikasikan dengan orang terdekat untuk mengingatkan jika kita mulai keluar dari tujuan.

Tak ada salahnya mengkomunikasikan resolusi kita dengan orang terdekat misalnya orangtua, keluarga maupun sahabat. Secara tidak sadar, karena lingkungan kadang kita tergoda untuk keluar jalur. Disinilah fungsi dari orang terdekat untuk mengingatkan agar kembali ke jalur semestinya sehingga kita tidak menyesal dikemudian hari. Misal, karena harus menjalankan karir dan sekolah secara bersamaan maka timbul rasa bosan, malas, lelah lalu akhirnya mulai malas ke sekolah/kampus. Itulah peranan orang terdekat untuk mengingatkan kembali komitmen kita.

5. Melakukan evaluasi dan koreksi diri jika terjadi hambatan di tengah jalan.

Jika terjadi hambatan cobalah untuk mengkoreksi dan melakukan evaluasi diri. Jangan mudah menyerah. Coba alternatif-alternatif lain yang menunjang tujuan akhir kita. Misalnya di tengah menjalankan sekolah membutuhkan dana yang cukup besar dan ternyata tabungan tidak cukup. Cobalah mencari alternatif pinjaman yang sesuai dengan kemampuan (dapat diangsur dengan gaji) dan disiplin untuk mengembalikannya. Cari sebab mengapa dana tidak cukup? Apakah hidup masih boros atau konsumtif? Cari hal-hal yang menghambat itu dan lakukan perubahan.

6. Tak perlu segan jika harus melakukan perubahan resolusi atau revolusi demi kebaikan diri sendiri.

Jangan malu jika tidak mampu. Jika memang harus merubah resolusi kenapa tidak? Selama itu tidak merugikan orang lain, dan tidak membuat kehidupan kita menjadi semakin buruk, semua sah-sah saja. Tidak ada kata terlambat jika tujuannya untuk kehidupan yang lebih baik.

Baiklah, ini resolusiku, bagaimana dengan resolusimu? Apakah sudah dipertimbangkan dan direncanakan dengan baik? Laksanakan rencanamu dengan percaya diri dan diiringi dengan doa, yakinlah bahwa resolusimu adalah yang terbaik untukmu.

Ayo semangat!!!

Leave A Response

* Denotes Required Field